Tes LOL: Wild Rift di Android Kentang (Redmi 4A)

Tes LOL: Wild Rift di Android Kentang (Redmi 4A)

Tes Wild RIft di HP Kentang

Alhamdulillah, saya ucapkan syukur kepada Tuhan karena telah memberi kesempatan untuk mencoba game moba mobile League of Legends: wild Rift versi CBT yang dimulai pada 16 dan 18 September. Kemudian berhubung perangkat mobile saya termasuk kentang jadi kepikiran untuk melakukan ulasan gameplay atau Tes LOL: Wild Rift di Android Kentang Redmi 4A.

Alkisah, sejak pra-pendaftaran muncul di Play Store saya mendaftarkan 5 akun gmail dan Alhamdulillah salah satu email tersebut mendapat akses CBT Wild Rift, sampai sekarang satu-satunya perangkat mobile yang saya punya hanyalah Redmi 4A.


Tes League of Legends: Wild Rift di Android Kentang


Berikut adalah spesifikasi android Redmi 4A yang digunakan untuk pengujian bermain game Wild Rift.

  • Prosesor Quad-core 1,4GHz cortex A53 Snapdragon 425
  • Ram 2GB
  • Internal 32GB

Sementara spesifikasi yang diminta oleh Wild Rift adalah:

  • Prosesor Quad-core 1,5GHz ke atas (32 dan 64 bit)
  • Ram 1,5GB
  • Resolusi 1280x720

Saya rekomendasikan kamu perlu menyediakan penyimpanan kosong 2GB, sebenarnya besar paket yang telah dipasang sepenuhnya saat ini hanya 1,7GB tapi untuk jaga-jaga tentulah itu baik.

Dari spesifikasi diatas telah terlihat satu perbedaan spek, dimana Redmi 4A hanya memiliki 1,4GHz. Lantas bagaimana permainan berlangsung saat PvP (Player vs Player)? Simak jawabannya di bawah.

Grafik Sangat Rendah



Secara default, Wild Rift akan langsung menyesuaikan kemampuan grafik dengan perangkat yang kita gunakan. Nah, Redmi 4A secara otomatis teratur dalam pengaturan grafik rata kiri dengan mode 60 FPS yang tentu saja mati.


Untuk tampilan di lobi terasa tidak ada kendala karena hanya menampilkan satu gambar dengan model 2D, hingga proses match making berlangsung langsung tidak ada masalah cukup berarti, hanya saja animasi terlihat cukup kasar terutama setelah mengunci champion yang akan dimainkan.


Begitu masuk dalam permainan Anda dapat melihat bahwa objek dalam game termasuk karakter tidak memiliki bayangan dan terlihat tidak halus, rasanya garis tiap objek terlihat kotak-kotak ditambah cukup blur. Hal ini wajar saja sebab frame hanya berkisar 30 FPS kebawah.


Saat perang berlangsung terkadang FPS mengalami penurunan, tenang yang saya rasakan penurunan tersebut tidak kurang dari angka 20 dan perang terbilang oke-oke saja jika didukung dengan jaringan yang baik / ping lancar alias hijau.


Kamu bisa mengaktifkan mode 60 FPS jika tidak menyukai hasil grafiknya, dengan mengaktifkan mode 60 FPS tampilan akan berubah menjadi lebih halus hanya saja perangkat Redmi 4A akan lebih cepat panas dan baterai lebih boros. Apakah benar akan mendapat 60 FPS? Tidak! FPS yang saya dapat hanya berkisar 40-50 FPS dan terkadang turun saat perang terjadi.

Grafik Sedang



Pada tahap kedua saya mencoba mengatur semua pengaturan grafik menjadi medium atau sedang dengan 60 FPS mati, kualitas model lebih halus dan jelas daripada sebelumnya. Meskipun saya mengatur kualitas bayangan kearah sedang, saya tidak melihat perbedaan sama sekali.


Kemudian saat perang terjadi, FPS lebih sering mengalami penurunan disebabkan oleh kualitas efek dan tekstur lebih detail dan jelas.


Note: Karena keasyikan sendiri akhirnya match sebelumnya selesai dan bermain kembali dengan champion berbeda.

Jika dalam pengaturan sedang mode 60 FPS diaktifkan, FPS rata-rata (tanpa pertarungan) 40-45 dengan penurunan lebih banyak terjadi saat bertemu player lain baik sekutu atau musuh. Perangkat pun akan lebih cepat panas.

Oh iya, baik pada pengaturan rendah atau sedang pergerakan champion pada minimap masih terasa kaku.

Apakah bisa ditingkatkan kembali pengaturan grafik game Wild Rift untuk Redmi 4A?


Tidak, Redmi 4A hanya mampu sampai pengaturan seimbang atau sedang begitu juga dengan kualitas tekstur dan efek, Redmi 4A jugat hanya mampu mengatur resolusi pada tingkat rendah. Tapi kamu masih bisa merasakan dan melihat bayangan serta model secara jelas dengan mengatur kualitasnya kepilihan tinggi, tanpa perlu mengaktifkan mode 60 FPS. Grafis dan animasi lebih baik daripada sebelumnya.

Kesimpulan


Redmi 4A atau perangkat dengan spesifikasi serupa masih sanggup untuk memainkan game Wild Rift walau dengan pengaturan rata kiri. Untuk merasakan gampelay cukup memuaskan di Redmi 4A kamu bisa melakukan kustomisasi dengan pengaturan sebagai berikut:

  • Kualitas bayangan: Rendah
  • Kualitas model: Tinggi
  • Kualitas tekstur: Rendah
  • Kualitas efek: Rendah
  • 60 FPS: Nonaktif
  • Resolusi: Rendah
Hati-hati! Jangan Sembarang Mencoba League of Legends: Wild Rift Versi Alfa

Hati-hati! Jangan Sembarang Mencoba League of Legends: Wild Rift Versi Alfa

Ahri Skin League of Legends: Wild Rift

Sebuah permainan 5vs5 yang begitu dinantikan kehadirannya dalam perangkat mobile, yakni gim moba bernama League of Legends: Wild Rift telah merilis versi alfa secara khusus untuk beberapa pengguna di kawasan negara Filipina dan Brasil.

Akan tetapi, pemberitahuan tersebut tidak diacuhkan oleh pemain. Karena tidak sabar akhirnya tidak berpikir mengenai resiko, akibatnya banyak pemain dari negara kita sendiri mengunduh secara ilegal. Berarti ini menegaskan adanya pihak ketiga yang menyebar luaskan aplikasi dan juga pernyataan hanya pemain tertentu tidak 100% benar.

Mantap, Kirito dan Asuna Resmi Hadir di AOV

Mantap, Kirito dan Asuna Resmi Hadir di AOV

Allain x Kirito AOV

Pemain AOV sempat dihebohkan dengan kehadiran hero baru di tes server bernama Dragonfly, hero tersebut menggunakan 2 pedang dan berpenampilan hitam layaknya Kirito dari Sword Art Online. Hanya saja yang membedakannya Dragonfly ini memiliki rambut bewarna putih sehingga rumor Arena of Valor bekerja sama dengan Sword Art Online sempat diragukan.

Gim Mobile Re:Zero Siap Rilis Tahun Ini!

Gim Mobile Re:Zero Siap Rilis Tahun Ini!


Tingkat kepopuleran anime Re:Zero ternyata tinggi juga, hal ini dibuktikan dengan dibuatnya adaptasi sebuah gim untuk perangkat Android dan iOS.

Baru-baru ini channel YouTube SEGA yaitu salah satu pengembang perangkat lunak video gim terkenal dari Jepang merilis video trailer sebuah permainan berjudul Re:Zero Kara Hajimeru Isekai Seikatsu - Lost in Memories.

Game The Elder Scroll: Blades untuk Switch Telah Tersedia

Game The Elder Scroll: Blades untuk Switch Telah Tersedia


Game The Elder Scroll: Blades kini telah tersedia secara gratis untuk versi Switch yang bisa didapat melalui Nintendo eShop.

Tersedia juga "Quick-Start Edition" dengan harga $14.99 yang meliputi armor dan senjata yang kuat yang pernah dimiliki oleh Raja Bloodfall terkenal, Durak gro-Batul. Ditambah scrolls alias gulungan, bahan bangunan, 2.000 permata, dan 30.000 emas.

Game Death Stranding Versi PC Ditunda Hingga Juli

Game Death Stranding Versi PC Ditunda Hingga Juli


Hari Selasa, 21 April 2020 Kojima Productions mengumumkan bahwa versi PC dari game Death Stranding ditunda hingga 14 Juli "to allow more development time amidst the current work-from-home orders in place.". Inti dari kalimat bercetak miring tersebut adalah untuk memungkinkan pengembangan lebih lanjut, versi PC awalnya dijadwalkan rilis 2 Juni.

Tim DG Berhasil Kalahkan  EVOS di ASL Minggu ke-2

Tim DG Berhasil Kalahkan EVOS di ASL Minggu ke-2


Kamis, 16 April 2020 pukul 19.00 WIB pertandingan Arena of Valor Star League minggu ke-2 dimulai, terdapat big match antara tim EVOS Esport dan Dunia Games Esport divisi AOV, dua tim raksasa yang masih berlayar di kancah AOV tersebut dipertemukan dalam pertandingan ASL beserta member-member barunya dari tiap tim.